Rangkuman Materi Kata Keterangan

Apa itu Kata Keterangan?

Kata keterangan adalah kata yang memberikan keterangan atau informasi tambahan pada kata kerja, kata sifat, atau seluruh kalimat.

Jenis Umum

  • Waktu: Menjelaskan kapan terjadi. (Contoh: Kemarin, tadi, sekarang, nanti).

  • Tempat: Menjelaskan lokasi. (Contoh: Di sana, ke rumah, dari sekolah).

  • Cara: Menjelaskan proses. (Contoh: Dengan cepat, secara mandiri).

  • Derajat/Intensitas: Menjelaskan tingkatan. (Contoh: Sangat, agak, paling, luar biasa).

  • Frekuensi: Menjelaskan tingkat keseringan. (Contoh: Sering, jarang, kadang-kadang, selalu).

  • Alat: Menjelaskan alat yang digunakan. (Contoh: Menggunakan gunting, dengan pisau).

  • Kesertaan: Menjelaskan pendampingan. (Contoh: Bersama ayah, dengan temannya).

  • Sebab: Menjelaskan alasan. (Contoh: Karena sakit, sebab malas).

  • Akibat: Menjelaskan hasil. (Contoh: Sehingga pecah, akibatnya banjir).

  • Tujuan: Menjelaskan maksud. (Contoh: Supaya sehat, untukmu, agar menang).


Jenis Spesifik & Istilah Lain

  • Perlawanan (Konsesif): Keterangan yang menyatakan keadaan berlawanan atau pengecualian.

    • Contoh: Meskipun hujan, walaupun lelah, kendatipun.

  • Perbandingan (Komparatif): Membandingkan dua hal atau lebih.

    • Contoh: Bagaikan pinang dibelah dua, seperti mimpi, daripada.

  • Modalitas: Menjelaskan sikap atau perasaan pembicara terhadap suatu hal (kepastian/kemungkinan).

    • Contoh: Mungkin, pasti, barangkali, harapannya.

  • Aspek: Menjelaskan keberlangsungan suatu kejadian.

    • Contoh: Sedang makan, sudah mandi, akan pergi, mulai belajar.

  • Sudut Pandang: Meninjau kalimat dari perspektif tertentu.

    • Contoh: Secara teknis, menurut saya, dilihat dari sisi ekonomi.


Kesimpulan

Kata keterangan berfungsi sebagai "pelengkap" yang sangat krusial agar sebuah kalimat punya konteks yang jelas, mulai dari kapan hal itu terjadi sampai bagaimana perasaan si pembicara (modalitas). 

Comments

Popular Posts